Tinjauan Pustaka
Aves
atau burung memiliki bulu yang terbuat dari keratin. Bulu yang membentuk sayap
berperan untuk terbang. Selain bulu ciri-ciri lainnya pada burung adalah
berpengaruh dari bahan keratin, tidak bergigi struktur tulang menyerupai sarang
lebah sehingga kerangnya kuat namun ringan, memiliki empedal untuk
menghancurkan makanan, lambung berotot besar, bernapas dengan paru-paru,
jantung beruang empat. ( Anonim a, 2010 )
Aves mempunyai beberapa mekanisme yang mengatur
pertukaran panas dengan lingkungan. Vasodilatasi dan vasokontriksi mempengaruhi
pertukaran panas dan bisa juga mempengaruhi suhu regional di dalam tubuhnya.
Kekuatan atau daya insulasi lapisan bulu atau rambut tergantung pada berapa
banyak udara diam yang terjerat dalam lapisan tersebut. Dengan demikian,
sebagian besar mamalia dan burung darat bereaksi terhadap keadaan dingin dengan
menegakkan bulu (Campbell, 2004: h. 105).
Hampir setiap bagian dari anatomi burung yang khas
termodifikasi dalam beberapa hal untuk meningkatkan kemampuan terbang.
Tulang-tulang burung memiliki struktur internal yang menyerupai sarang lebah,
yang membuat mereka kuat namun ringan. Adaptasi lain yang mengurangi berat
burung adalah tidak adanya beberapa organ. Burung betina, misalnya memiliki
satu ovarium. Selain itu, burung modern juga tidak bergigi, suatu adaptasi yang
mengurangi bobot kepala(Campbell, 2004: h. 260).
Struktur dan fisiologi burung diadaptasikan dalam
berbagai cara untuk penerbangan yang efisien. Yang paling utama di antara semua
ini adalah sayap. Meskipun sekarang sayap itu memungkinkan burung terbang jarak
jauh untuk mencari makanan yang cocok dan berlimpah, mungkn saja sayap itu
dahulu timbul sebagai adaptasi yang membantu mereka meloloskan diri dari
pemangsa (Kimball, 2009: h. 939)
Berdasarkan susunan anatomis bulu dibagi 3 meliputi :
1. Filoplumae, Bulu-bulu kecil mirip rambut tersebar di seluruh tubuh. Ujungnya
bercabang-cabang pendek dan halus. Jika diamati dengan seksama akan tampak
terdiri dari shaft yang ramping dan beberapa barbulae di puncak. 2. Plumulae, Berbentuk hampir sama dengan 3.
filoplumae dengan perbedaan detail. Plumae, Bulu yang sempurna. (Ali, 2011)
Tubuh kelinci (Lepus nigricollis) dibagi menjadi empat
bagian yaitu : caput, cervix, truncus dan cauda. Pada caput terdapat rima oris,
vibrisae, nares, organon visus. Ciri-ciri yang dimiliki kelas mamalia seperti
pada kelinci. (Anonimous,2007)
Vertebrata anggota Kelas Mamalia memiliki rambut,
suatu karakteristik penentu seperti bulu terbang pada burung. Rambut, seperti
bulu, terbuat dari keratin, namun para ahli zoologi masih belum pasti mengenai
asal mula evolusi rambut. Sebagian besar mamalia memiliki metabolisme yang
aktif dan merupakan endoterm. Sistem pernapasan dan peredaran darah yang
efisien mendukung laju metabolisme yang tinggi (Campbell; 2003)
Mamalia merupakan salah satu kelas dari kingdom
animalia yang memiliki sejarah evolusi hampir sempurna dibandingkan dengan
kelas yang yang lain. Mammalia adalah organisme yang memiliki kelenjar susu
(glandula mammae) yang dapat menghasilkan susu dan memiliki daun telinga untuk
membantu pendengaran. Mammalia juga mempunyai rambut yang menutupi seluruh
bagian tubuhnya (Kant, 2001).
System pencernaan pada mamalia dibedakan menjadi dua
yaitu Tractus digestivus (saluran pencernaan) dan Glandula digestoria (kelenjar
pencernaan). Tractus digestivus disusun oleh cavum oris, lingua, pharynk,
esophagus, ventrikulus, intestinum tenue, coecum, intestinum crasum, dan anus. Cavun oris
terdiri dari palantum durum (langit-langit keras), palantum molle
(langit-langit lunak)dan dentes. Dentes terdapt empat macam yaitu dens
insisivus, dan caninus yang berkembang tereduksi, dens praemolare, dan dens
molare. Diantara dens insisivus dan praemolare
terdapat celah yang dinamakan diastema. Pada lingua terdapat lingua yang
mempunyai banyak papillae (tonjolan kecil) yang berfungsi sebagai indra perasa.
(lytle dan John, 2005).
Bagian internal mamalia sebagian besar memiliki
struktur yang hampir sama yaitu terdapat organ-organ vital yang meliputu hepar,
cor, ren, vesica vellea, ventriculus, intestinum crassum, ceacum, dan vesica
urinaria. (kardong. 2002)
Daftrar Pustaka
( Anonim a,
2010. Reptilia http: // dydear .multiply .com /journal /item /9/ Keanekaragaman
_ Hayati. Di
akses pada tanggal 15 April 2010.)
Campbell,
dkk. Biologi Edisi kelima Jilid 3. Jakarta: Erlangga. 2004.
Campbell,
dkk. Biologi Edisi kelima Jilid 2. Jakarta: Erlangga. 2004.
Kimball.
Biologi Jilid 3 edisi ke 5. Jakarta: Erlangga. 2009.
Iqbal Ali,
Aves. Blog Iqbal Ali.
http://iqbalali.com (29 Desember 2011).
Anonymous,http://animaldiversity.ummz.umich.edu/site/accounts/classification/
Campbell,
N. 2003. Biologi jilid 2. Jakarta: Erlangga
Kant, G.
C., R. K. Carr.2001. Comparative of the Anatomy Vertebrates Ninth Edition. New
York: Mc Graw Hill Companies Inc
Lytle,
C.F., J. R. Meyer. 2005. General Zoology. New York: McGraw-Hill Companies.
Kardong,
K.V. 2002. Vertebrates Comparative Anatomy, Function, Evolution. North America:
Mc Graw Hill-Companies Inc.
ini hanya contoh sebagian saja. diharapkan kepada mahasiswa agar tidak terfokus pada tinjauan pustaka ini, masih banyak kumpulan tinjauan pustaka yang lainnya yang bisa di cari di internet. sekian dari saya dan TERIMA KASIH :).